Magelang — Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Magelang melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang, pada Senin, 7 Oktober 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 2 Sekretariat Daerah Kota Magelang.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya memastikan pelaksanaan program unggulan Pemerintah Kota Magelang berjalan sesuai arah kebijakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu fokus utama dalam monev kali ini adalah Program Unggulan “Hunian Nyaman dan Pro Damai”, yang diampu oleh Dinas Perkim. Program ini bertujuan untuk mewujudkan hunian layak, aman, dan terjangkau bagi seluruh warga Kota Magelang.
Dalam forum yang dihadiri oleh berbagai stakeholder terkait, Dinas Perkim memaparkan kondisi terkini sektor perumahan di Kota Magelang. Berdasarkan data terakhir, backlog rumah di Kota Magelang masih tercatat sebanyak 3.364 unit, sementara jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hingga akhir tahun 2024 masih mencapai 1.409 unit rumah.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengurangi angka tersebut, pada tahun 2025 direncanakan pelaksanaan rehabilitasi sebanyak 184 unit rumah, dengan sumber pendanaan yang berasal dari berbagai pihak, antara lain:
- APBD Penetapan sebanyak 138 unit,
- APBD Perubahan sebanyak 4 unit, dan
- Baznas Kota Magelang sebanyak 42 unit.
Selain itu, hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa dari total sekitar 3.200 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Magelang, masih terdapat kurang lebih 588 ASN yang belum memiliki rumah (berdasarkan data tahun 2023). Temuan ini menjadi perhatian bersama agar kebijakan perumahan ke depan juga dapat memperhatikan kebutuhan hunian bagi ASN yang berdomisili di wilayah Kota Magelang.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Pemerintah Kota Magelang bersama seluruh pemangku kepentingan berharap dapat merumuskan strategi yang lebih efektif dan terarah dalam mengatasi permasalahan perumahan, serta mempercepat pencapaian target hunian layak dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Program Unggulan Hunian Nyaman dan Pro Damai diharapkan tidak hanya menjadi simbol keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen Kota Magelang menuju kota yang berdaya, sejahtera, dan inklusif.





Users Today : 9
Users Yesterday : 11
Users This Month : 170
Who's Online : 0
Your IP Address : 216.73.217.109
Comments are closed